Lompat ke isi

Kami kena kebocoran data dan wajib lapor dalam 3×24 jam

Jawaban singkat

Tiga hal berjalan bersamaan: hentikan kebocorannya, kumpulkan bukti sebelum hilang, dan susun laporan yang memenuhi kewajiban. Di Indonesia, kebocoran data pribadi wajib dilaporkan dalam 3×24 jam, dan sanksi administratifnya dapat mencapai 2% pendapatan tahunan. Kami masuk di hari yang sama, membendung, lalu mendampingi sampai laporannya terkirim.

Durasi tipikal: Respons hari yang sama · pembendungan 24–72 jam

Rp 6,5 juta/hari · tarif darurat, minimum 3 hari

Tanda-tandanya

  • Data perusahaan atau pelanggan muncul di forum atau ditawarkan orang tak dikenal
  • Ada aktivitas login yang tidak dikenali di sistem penting
  • Berkas terenkripsi dan muncul permintaan tebusan
  • Pelanggan atau media menghubungi lebih dulu sebelum tim Anda tahu
  • Tim internal tidak tahu harus mulai dari mana, dan jamnya berjalan

Kenapa ini terjadi

Kebocoran jarang berawal dari serangan canggih. Yang paling sering: satu akun tanpa lapisan kedua, satu perangkat lunak yang tertinggal versinya, atau satu kunci akses yang tercecer di repositori.

Yang membuat keadaan bertambah buruk biasanya bukan serangannya, melainkan jam-jam pertama sesudahnya: pembuktian rusak karena mesin buru-buru dinyalakan ulang, catatan kejadian terhapus karena penyimpanannya penuh, dan keputusan diambil tanpa ada yang tahu persis data apa yang keluar.

Cara kami menyelesaikannya

  1. 01

    Panggilan pertama

    Kami masuk pada hari yang sama, memetakan apa yang sudah diketahui dan apa yang belum, lalu menetapkan urutan tindakan.

  2. 02

    Pembendungan

    Menutup jalur yang masih terbuka tanpa merusak bukti — urutan ini yang paling sering keliru.

  3. 03

    Pengumpulan bukti

    Catatan kejadian, citra sistem, dan jejak akses diamankan sebelum tertimpa.

  4. 04

    Penentuan cakupan

    Data apa yang benar-benar keluar, milik siapa, dan sejak kapan. Ini yang menentukan isi laporan.

  5. 05

    Laporan & pemberitahuan

    Menyusun laporan sesuai kewajiban 3×24 jam dan menyiapkan pemberitahuan kepada pihak terdampak.

  6. 06

    Penutupan akar masalah

    Setelah tenang, memperbaiki sebabnya agar tidak terulang lewat jalur yang sama.

Angka dari pekerjaan kami

  • Serangan siber di Indonesia tercatat 5,5 miliar sepanjang 2025 — naik 714% dari rata-rata lima tahun sebelumnya

  • Kebocoran data adalah jenis insiden yang paling sering ditemukan

  • 49 dari 54 pekerjaan kami adalah pekerjaan keamanan, termasuk penanganan sesudah insiden

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menyalakan ulang atau membersihkan mesin lebih dulu — bukti hilang, dan cakupan kebocoran jadi mustahil dipastikan
  • Mengumumkan sebelum tahu cakupannya, lalu harus meralat di depan publik
  • Menunggu kepastian penuh sampai melewati 3×24 jam, padahal laporan awal boleh disusul pemutakhiran
  • Menutup satu jalur masuk dan menganggap selesai, padahal penyerang biasanya menyiapkan jalur cadangan

Yang paling sering ditanyakan

Kami belum yakin ini benar-benar kebocoran. Apakah tetap perlu memanggil?

Ya. Memastikan bukan kebocoran jauh lebih murah daripada memastikannya terlambat. Pemeriksaan awal singkat dan tidak mengganggu operasi.

Berapa cepat tim Anda bisa masuk?

Hari yang sama untuk pemeriksaan jarak jauh. Jam-jam pertama menentukan apakah buktinya masih bisa diselamatkan.

Apakah kami wajib memberi tahu pelanggan?

Bergantung data apa yang keluar dan milik siapa. Cakupan itulah yang kami tetapkan lebih dulu, karena ia yang menentukan kewajiban Anda.

Apakah pekerjaan ini bisa dirahasiakan?

Perjanjian kerahasiaan berlaku sejak percakapan pertama, sebelum ada dokumen lain ditandatangani.

Setelah selesai, apa yang kami dapat?

Laporan insiden, bukti perbaikan, kronologi yang bisa dipertanggungjawabkan, dan daftar langkah agar jalur yang sama tertutup.

Diperbarui 29 Juli 2026 · Neuraltan

Kalau ini sedang Anda alami

Ceritakan keadaannya. Kami akan bilang terus terang apakah ini layak dikerjakan sekarang, dan berapa lamanya.